Showing posts with label resensi. Show all posts
Showing posts with label resensi. Show all posts

Saturday, October 4, 2014

THE 48 LAWS OF POWER Part.4

HUKUM 10
INFEKSI: HINDARILAH ORANG-ORANG YANG TIDAK BAHAGIA DAN SIAL
Anda bisa mati akibat kesengsaraan orang lain—kondisi emosional bersifat menular, sama seperti penyakit. Anda mungkin merasa menolong orang yang sedang tenggelam, tetapi Anda hanya mempercepat bencana Anda sendiri. Orang yang sial kadang menarik kesialan bagi diri mereka sendiri; mereka juga akan menarik kesialan kepada Anda. Bergaullah dengan orang-orang yang bahagia dan berntung.

HUKUM 11
USAHAKAN AGAR ORANG LAIN TETAP TERGANTUNG KEPADA ANDA
Untuk mempertahankan kebebasan Anda, Anda harus selalu dibutuhkan dan diinginkan. Semakin sering Anda dijadikan sAndaran, semakin besar kebebasan yang Anda miliki. Usahakan agar orang lain tergantung kepada Anda untuk merasa bahagia dan mencapai kemakmuran, maka Anda tidak perlu takut apa-apa. Jangan pernah ajari mereka cukup banyak pengetahuan supaya mereka bisa hidup tanpa Anda.

HUKUM 12
PERGUNAKAN KEJUJURAN DAN KEMURAHAN HATI SELEKTIF UNTUK MEMPERDAYA KORBAN ANDA
Satu tindakan tulus dan jujur akan menutupi lusinan tindakan tidak jujur. Bertindak jujur dan murah hati dengan hati terbuka pasti bisa meruntuhkan bahkan benteng orang-orang yang paling mudah curiga sekalipun. Setelah kejujuran selektif Anda membuka lubang pada baju zirah mereka, Anda bisa menipu dan memanipulasi mereka sesuka Anda. Sebuah hadiah yang diberikan tepat waktu ---seekor kuda Troya—akan bermanfaat juga bagi Anda.

Wednesday, October 1, 2014

THE 48 LAWS OF POWER Part.1

Lepas dari soal setuju atau tidak, faktanya, di dunia politik kekuasaan (bukan politik pelayanan!) ada semacam “hukum” yang dipegang teguh oleh para pemainnya. Mereka menggunakan “hukum kekuasaan” itu untuk meraih kekuasaan – dengan cara-cara yang legal, baik dipandang etis ataupun kurang etis. Tetapi itulah realitanya. Sekalipun kita tidak ingin mengikuti hukum tersebut, tetapi kalau kita tidak ingin diperalat atau menjadi korban kekuasaan, kita mesti tahu 48 hukum kekuasaan ini. Robert Greene memilih 48 hukum kekuasaan ini dari sejarah panjang perilaku kekuasaan, sejak zaman Yunani dan China kuno, sampai zaman modern.

HUKUM 1
JANGAN PERNAH TERLIHAT LEBIH BAIK DARI ATASAN ANDA
Senantiasalah buat atasan Anda merasa superior. Walaupun Anda ingin menyenangkan hati mereka atau membuat mereka merasa terkesan, jangan terlalu berlebihan dalam menunjukkan bakat-bakat Anda, jika tidak Anda hanya akan berhasil memancing reaksi sebaliknya---memancing perasaan takut dan perasaan tidak aman mereka. Buatlah atasan Anda tampak lebih brilian daripada sesungguhnya, maka Anda akan memperoleh kekuasaan terbesar

Ketika malam dimulai, Fouquet berada di puncak dunia. Pada saat malam berakhir, ia berada di dasar dunia. VOLTAIRE, 1694-1778

Imej: Bintang-bintang di langit. Hanya boleh ada satu matahari saja pada suatu periode waktu. Jangan pernah halangi sinar matahari atau menandingi kecemerlangannya; sebaliknya, memudarlah di langit dan temukan beragam cara untuk meningkatkan kecemerlangan sinar bintang atasan anda.

HUKUM 2
JANGAN PERNAH TERLALU MEMPERCAYAI TEMAN, TETAPI PELAJARILAH CARA MEMANFAATKAN MUSUH
Waspadalah terhadap teman-teman Anda—mereka bisa lebih cepat mengkhianati Anda, karena mereka mudah merasa iri. Mereka juga sering menjadi manja dan lalim. Tetapi pekerjakanlah seorang mantan musuh Anda, maka ia akan lebih setia daripada teman Anda, karena ia memiliki lebih banyak alasan untuk membuktikan dirinya. Sesungguhnya, ada lebih banyak hal yang harus Anda takuti dari teman Anda daripada musuh Anda. Jika Anda tidak punya musuh, carilah cara untuk menciptakan musuh.

Jika anda ingin memiliki seorang musuh yang baik, pilihlah seorang teman: Dia tahu di mana dia harus menyerang anda. DIANE DE POIIERS, 1499-1566, KEKASIH GELAP HENRI II DARI PRANCIS Setiap kali aku menganugerahkan suatu jabatan kepada seseorang, aku menyebabkan seratus orang tidak puas dan membuat seseorang tidak tahu berterima kasih. LOUIS XIV, 1638-1715

HUKUM 3
SEMBUNYIKAN NIAT ANDA
Jagalah agar orang lain tetap kaget dan tidak tahu apa-apa dengan tidak pernah mengutarakan tujuan di balik tindakan Anda. Jika mereka tidak tahu apa yang sedang Anda rencanakan, mereka tak bisa mempersiapkan pembelaan diri. Bimbinglah mereka cukup jauh di jalan yang salah, lingkupi mereka dengan kebimbangan yang cukup pekat, maka pada saat mereka menyadari niat Anda, segalanya pasti sudah terlambat.

Bersambung.....

Sumber: Greene,Robert:The 48 Laws of Power.terj. Amelia L. 2007. Karisma publishing group

Tuesday, February 8, 2011

REVIEW BUKU

JUDUL BUKU : PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ISLAMI (Menyingkap Rentang Kehidupan Manusia dari Prakelahiran Hingga Pascakematian)
PENGARANG : Aliah B. Purwakania Hasan
PENERBIT : PT. Rajagrafindo Persada
TAHUN TERBIT : 2008
KOTA TERBIT : Jakarta
PEREVIEW : Mu’allim Syukri Khamid (0940168)

Banyak ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi SAW. Yang mengisyaratkan tentang bagaimana perkembangan manusia. Hal ini bias dibuktikan bahwa dalam kandungan ayat-ayat al-qur’an dan alhadits terdapat isyarat-isyarat yang mengidikasikan factor-faktor genetika dan herediter. Al-Qur’an juga memuat tentanang keterangan tentang proses perkembangan manusia dalam rahim seorang ibu yang sedemikian rinci dan akurat sekalipun harus dibandingkan dengan perkembangan ilmu tekhnologi saat ini, padahal tekhnologi ultrasonogtafi yang mampu melihat perkembangan janin pada saat itu belum ditemukan, sedangkan Al-Qur’an dan Hadits telah banyak membicarakanperiode sensitive atau kritis dalam perkembangan manusia, dari seperma sampai masuk ke lliang lahat. Melihat berbagai fakta sejarah, studi tentang perkembangan manusia, termasuk perkembangan fisik dan psikologis, yang berakar pada isyarat-isyarat Al-Qur’an dan hadits telah Nampak jelas mendahului studi psoikologi perkembangan modern.
Sejatinya psikologi perkembangan mulai memperlihatkan bentuknya pada akhir abad ke- 19. Hal ini diterangi ketika psikolog mulai familiar dengan teori evolusi Charles Darwin yang mencari gambaran evoluisi dari manusia. Diantara tokoh yang mempelopori itu adalah G. Stanley Hall, yang mencari hubunagn antara masa kanak-kanak dengan perkembangan evolusi sebelumnya. Akan tetapi pendekatan yang lebih ilmiah dilakukan oleh James Mark Baldwin, yang menulis essay dengan topic di bidang ini salah satunya yaitu “Immitation: A Chapter in the Natural History of consciousness”
Semula psikologi perkembangan hanya menbahas tentang anak-anak, tetapi seiring dengan perkembangan zaman psikologi perkembangan dapat merambat lebih luas, yaitu membahas dari manusia sebelu, lahir sampai mati.. sehingga permasalahan yang dibahas dalam psikologi perkembangan semakin kompleks.
Didalam buku tebal yang ditulis oleh seorang kelahiran purwakarta ini membahas berbagai paradigm dasar yang harus diperhatikan dalam mengembangkan psikologi perkembangan islami. Diantaranya yaitu membahas tentang prinsip psikologi perkembangan islami yang tercantum dalam bab paradigma dasar psikologi perkembangan islami.
Disamping itu dalam buku ini juga membahas tentang kehidupan manusia yang bewrsifat transcendental, karena sesungguhnya manusia didalam islam itu dipandang suci dan beriman, pendekatn nature vsnurture dalam psikologi perkembangan islami dilengkapi dengan mengakui pentingnya factor ketentuan Allah SWT.
Pada bab perkembangan pra kelahiran itu juga dibahas tentaang tahap prakelahiran sampai prosesnyapun dibahas dengan detail mulai dari pembahasan dari al-qqur’an sampai dari hasil penelitian para penelitipun dibahaskan pula.didalam buku ini disebutkan bahwa periode kelahiran itu mulai dari pembuahan dan beralhir pada saat kelahiran setelah kira-kira 38minggu dalam kandunagn.
Kemudian didalam bab lain menyebutkan bahwa penggolongan gender merupakan proses dimana seorang anak mendapatkan identitas gender yang diharapkan oleh masyarakat. Masyarakat memiliki standar peran jenis kelamin , yang berupa seperangkat nilai-niai, motif dan juga perilaku yang dianggap cocok dengan satu jenis kelamin dan kurang dianggap pantas oleh jenis kelamin yang lain.
Pada akhir dari buku ini dibahas pula tentang perkembangan manusia setelah kematian maupun kehidupan setelah mati. disini disebutkan bahwa kematian merupakan salah satu tahap dari kehidupan manusia sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT. Setelah manusia diciptakan dengan sebaik-baik bentuk mulai dari masa konsepsi, Allah SWT. Kemudian mematikannya. Namun sesudah itu manusia akan dibangkitkan lagi dihari kiamat nanti ..Dalam Al-Qur’an diceritakanseluruh prose situ sebagai berikut:
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari sulalati min tin (sari pati tanah). Kemidian Kami jadikan tanah itu menjadi satu tetesan nutfah (air mani) yang tersimpan di tempat yang aman dan kokoh, kemudian tetesan nutfah itu kami olah menjadi suatu stuktur darah (alaqoh), dan oleh kami segumpal darah itu Kami jadikan daging(mudhggoh) lalu segumpal daging itu di olah menjadi tulang-belulang (idham) selanjutnya tulang itu Kami bungkus lagi dengan daging. Setelah itu Kami jadikan makhluk yang berbentuk lain dari yang sebelumnya. Maha Suci Allah pencipta yang paling baik. Kemudian sesungguhnya sesudah itu kamu sekalian akan benar-banar mati, kemudian sesungguhnya kalian akan dibangkitkan dari kuburmu dihari kiamat.”
Dari uraian ayat tersebut, benar apa yang dikatakan penulis buku ini bahwa manusia itu hidup dan akan pula mati, setelah itu akan dibangkitkan kembali pada hari kiamat.
Dalam pembahasan kehidupan setelah mati disebutkan pula tentang surge dan neraka yang mana itu juga merupakan ajaran agama islam. Dalam pembahasan inii yang banyak di bahas adalah mengenai gambaran umum surga dan neraka yang mengambil dari al-Qur’an dan hadits.
Demikianlah revie buku psikologi perkembangan islami (menyingkap rentang kehidupan manusia dari pra kelahiran hingga pasca kematian) smoga dapat bermanfaat amin ya Robbal ‘Alamin…..

Monday, January 31, 2011

resensi filem krakatoa.

Judul : KRAKATOA THE LAST DAY
Director : Sam Miller
Cast : Rupert Penry-Jones, Olivia Williams, Kevin McMonagle, Ramon Tikaram, David Dennis
Language : English, Indonesian
Release Date : 7 May 2006
Running Time : 1 hour 27 minutes
kelompok : Mu’allim Syukri Khamid (09410168)

Melalui film spektakuler ini yang diproduksi oleh BBC-TV, kita akan tahu lebih banyak tentang Krakatau. Dan kita juga akan belajar beberapa fakta serta catatan sejarah Krakatau dan orang-orang yang tinggal di dekat gunung berapi itu. Krakatoa: The Last Day - atau juga dikenal sebagai Krakatau: Volcano of Destruction - adalah docudrama yang berarti kita akan melihat beberapa dramatisasi dari catatan sejarah tetapi tetap dengan akurasi ilmiah. Dan yang membuat film ini edukatif serta menghibur.
Film ini dirilis berdasarkan kesaksian beberapa korban yang berasal dari latar belakang yang berbeda dan kepentingan yang berbeda. Tapi semua dari mereka bersama satu kesamaan, mereka adalah saksi hidup dari letusan Krakatau. Tahun ini 1883, “Kami mengikuti kehidupan seorang pejabat pemerintah Belanda di Pulau Sumatera”, Willem Beijerinck (Rupert Penry-Jones) dan istrinya Johanna Beijerinck (Olivia Williams); Tokaya (Ramon Tikaram), seorang karyawan Jawa Willem; Rogier Verbeek (Kevin McMonagle), seorang ilmuwan yang mempelajari Krakatau dan gunung-gunung vulkanik lainnya yang tampaknya sering dilihat Schuits keluarga yang bekerja sebagai Keepers dari Lighthouse Point Keempat di Jawa dan obligasi dengan putra mereka, Josef (Connor Dowds of Prey (2007)); dan juga Kapten TH Lindeman (Darrell D'Silva) yang bekerja di sekitar laut Indonesia dengan kapalnya yang membawa puluhan penumpang ketika Krakatau meletus.
Jujur saja, kami tidak berharap akan menjadi begitu bersemangat menonton film ini, kami benar-benar mengira itu hanya akan menjadi begitu-begitu bencana film tetapi berdasarkan akurasi ilmiah dan sejarah tapi apa yang kami dapatkan adalah campuran seimbang dari film dokumenter tradisional dan bencana dengan keterampilan bertindak baik dari para pemeran. Hanya saja pembuat film tidak mempekerjakan aktor dan aktris Indonesia yang profesional sehingga kita benar-benar bisa merasakan suasana Indonesia. Ada ratusan juta orang hidup di negara ini dan kami yakin mereka yang telah menyaksikan Docudrama BBC ini akan merasa terganggu dengan busana aneh dari penduduk asli, yang seharusnya harus disesuaikan dengan budaya Indonesia pada masa itu.
Bagian dokumenter sering dimasukkan untuk mengajarkan kita sesuatu tentang apa yang sedang terjadi, dan BBC pandai dalam hal ini. Dengan suara yakin dari narator (suara dari direktur sendiri, Sam Miller) kita akan belajar tentang sejarah Krakatau dan Rakata dan bahkan Anak Krakatau. Dan untuk tahu siapa Rogier Verbeek sebenarnya dan bagaimana ia sangat memberikan kontribusi untuk mengetahui lebih banyak tentang kegiatan gunung berapi, dan juga tentunya untuk menyadari betapa mengerikannya hal itu adalah untuk segala sesuatu dan semua orang yang tinggal di garis pantai Indonesia ketika Krakatau meletus pada 26 Agustus 1883 , termasuk setelah efek dan gelombang Tsunami menghancurkan yang katanya setinggi tiga kali dari yang terlihat di Aceh pada tahun 2004!
Dan bagian film bencana ini dibuat untuk menunjukkan kepada kita bagaimana mematikan letusan Gunung Krakatau dan kami sebenarnya juga terkejut juga mengetahui bahwa urutan bencana mendebarkan, pujian untuk pemotretan itu. Sudut kamera benar-benar bisa menangkap intensitas bencana. Dan karena kami menyadari bagaimana mematikan Krakatau pada tahun 1883 adalah (berdasarkan cerita dari kakek besar kami), secara pribadi kami tertarik pada para pemeran karakter, terutama Johanna Beijerinck. Dan, sebelum aku lupa, kecepatan adalah satu terlalu besar, itu tidak terlalu cepat, tidak terlalu lambat, hanya sempurna antara menampilkan bagian Dokumenter dan bagian Drama.

Tuesday, April 6, 2010

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP ILMU PENDIDIKAN ISLAM

(tulisan ini merupakan tugas resume dari mata kuliah ilmu pendidikan islam)

Pengertian ilmu” pengetahuan yang disusun secara sistematis, rasional, empiris dan universal. Pendidikan menurut Abdullah Rahman An-Nahlawi berasal dari kata Tarbiyah:

-­rabb yarbuu: bertambah dan tumbuh

-Rabiya yarbu: tumbuh dan berkembang

-Rabba yarbu: memperbaiki. Menguasai, memimpin, menjaga dan memelihara;

Adapun makna tarbiyah:

-Memelihara fitrah manusia

-Menumbuhkan seluruh bakat dan kesiapannya

-Mengarahkan fitrah dan seluruh bakatnya agar menjad agar baik dan sempurna

-Bertahap dalam proses

Pendidikan adalah

oProses yang mempunyai tujuan

oPendidik yang sebenarnya adalah Allah karena Dialah yang menciptakan fitrah manusia

oPandidikan menghendaki penyusnan langkah-langkah sistematis yang harus dilalui secara bertahap oleh berbagai kegiatan pendidikan dan pengajaran

oPendidikan harus mengikuti hukum-hukum pencipta dan syariat yang telah ditetapkan oleh Allah

Makna ta’lim menurut Abdul Fattah:

oProses pembelajaran secara terus menerus sejak manusia lahir melalui pengembangan fungsi-fungsi pendengara, penglihatan dan hati

oProses ta’lim tidak berhenti pada pencapaian pengetahuan pada wilayah kognisi semata, melainkan wilayah psikomotor dan efeksi.

Makna ta’tib menurut Naquib Al-Attas:

oPengenalan dan pengakuan tentang hakikat pengetahuan

oBerhubungan dengan kapasitas dan potensi jasmani, intelektual dan rohani

oPerpaduan antara pengertian ilmu dan amal

Perbedaan tarbiyan, ta’lim dan ta’dib:

oTarbiyah, proses pembinaan dan pengarahan bagi pembentukan mental dan kepribadian

oTa’lim, proses pemberian bekal pengetahuan

oTa’dib, pross pembinaan terhadap sikap moral dan etika dalam kehidupan yang lebih mengacu pada peningkatan martabat manusia

Jadi ilmu pendidikan islam adalah

1.Ilmu tentang mendidik agar manusia beragama islam

2.Ilmu pendidikan yang berdasarkan islam

Konsep dasar pendidikan islam yakni usaha, kemanusiaan, perkembangan, proses, bimbingan oleh manusia secara sadar.

Ruang lingkup pendidikan islam ada tujuh:

1.Kehidupan beragama, agar perkembangan pribadi manusia sesuai dengan norma islam

2.Kehidupan keluarga, agar perkembangan menjadi keluarga sejahtera

3.Kehidupan sosial, agar dapat berkembang menjadi sistem bebas dari penghisapan manusia lain

4.Kehidupan politik, agar tercipta sistem demokrasi yang sehat dan dinamis sesuai dengan islam

5.Budaya, agar menjadi manusia penuh keindahan dan kegairahan dengan nilai norma

6.Ekonomi, terbina masyarakat yang adil dna makmur dengna ridha Allah SWT

7.Pengetahuan, bertujuan agar berkembang menjadi alat untuk menapai kesejahteraan umat manusia yang dikendalikan oleh iman

DASAR DAN TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM

Adalah merupakan landasan operasional yang digunakan untuk merealisasikan dasar ideal atau sumber pendidikan islam

Adapun dasar pendidikan islam ada dua:

1.Dasar ideal, Al-Qur’an dan Al-Hadis

2.Dasar operasional,

-Historis

-Filosofis

-Ekonomi

-Politik

-Sosiologis

-Psikologis

Tujuan pendidikan islam:

Tujuan, batas akhir yang dicita-citakan dan dijadikan pusat perhatian untuk dicapai. Tujuan pendidikan, batas akhir melalui usaha pendidikan, ada empat:

-Nasional, mencerdaskan kehidupan berbangsa, mengembangkan potensi dll

-Institusional, tujuan yang dicapai oleh sebuah lembaga, PT, dll

-Kurikulum, tujuan yang dicapai oleh suatu mata pelajaran atau kuliah

-Intruksional, tujuan yang ingin dicapai dari setiap penyabaran meteri

Jadi tujuan pendidikan islam menurut M. Athiyah Al-Abrasyi:

1.Tujuan tertinggi, tercapai akhlak yang sempurna

2.Tujuan umum,

3.Tujuan akhir, menjaid manusia sebagai makhluk yang bertaqwa dan meninggal dalam keadaan beragama islam

PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM

Prinsip pendidikan adalah Sebuah pegangan yang dipakai dalam kegiatan yang diyakini akan kebenaranya. Beberapa hal yang berkaitan dengan prinsip pendidikan yakni:

1.Prinsip Berwawasan Nilai

2.Prinsip Percaya pada Diri Sendiri

3.Prinsip Kebebasan untuk Memilih

4.Prinsip Kreatif

Menurut Athiyah al-Abrasyi yang bermakna:

·Mengajarkan berfikir bebas

·Mandiri dalam belajar

·Kemerdekaan dan demokrasi dalam mengajar

·Sistem belajar secara perseorangan

·Perhatian terhadap perbedaan individu

·Perhatian terhadap bakat dan fitrah anak

·Berbicara sesuai dengan akalnya

·Bergaul dengan baik dan kasih sayang

·Memperhatikan pendidikan akhlak

Menurut Abudin Nata prinsip secara pendidikan islam ada lima, yaitu:

¬Prinsip tujuan

1.Universal

2.Keseimbangan dan kesederhanaan

3.Kejelasan

4.Realisme dan realisasi

5.Dinamisme

¬Prinsip metode

1.Sesuai dengan psikologi anak

2.Sesuai dengan tujuan pelajaran

3.Memelihara tahap kematangan

4.Partisipasi praktikal (amal)

¬Prinsip kurikulum

1.Ruh Islamiyah

2.Universal

3.Balancing (Keseimbangan)

4.Sesuai dengan perkembangan psikologis anak

5.Memperhatikan lingkungan sosial masyarakatnya

¬Prinsip evaluasi

1.Objektifitas

2.Keadilan

3.Kejujuran

4.Keterbukaan

¬Prinsip hubungan guru-murid

1.Humanistik (Kemanusiaan)

2.Egaliter (Kesederajatan dalam pembelajaran)

3.Demokratis

SUMBER-SUMBER PENDIDIKAN ISLAM

1.Al-Qur’an

Merupakan sumber pendidikan utama bagi setiap muslim, sesungguhnya Allah telah memberikan pengetahuan dan pelajaran melalui wahyuyakni Al-Qur’an, dimana menduduki tempat paling utama dalam pengambilan sumber pendidikan islam.

2.Al-Sunnah

Sunnah merupakan manivestasi atau penafsiaran Al-Qur’an yang paling baik, yakni berupa perkataan, perbuatan dan ketetapan Nabi dimana dijadikan sumber pendidikan islam.

Adapun kedudukannya

·Menjelaskan ayat Al-Qur’an dengan mengukuhkan atau memperkuat apa yang sudah dijelaskan Al’Quran

·Menjelaskan ayat Al-Qur’an dengan merinci, membatasi atau menjabarkan ayat Al-Qur’an yang sifatnya masih global

3.Kata-kata sahabat

Sahabat adalah orang yang paling dekat dan bertemu langsung dengan Nabi, sehingga perkataan mereka dapat juga dijadikan sumber pendidikan islam

4.Kemashalatan masyarakat

Maksudnya adalah suatuyang membawa manfaat dan menjauhkan dari mudarat, kemashalatan berkembang dan berubah sesuai dengan zaman dan berbeda menurut tempat.

5.Nilai-nilai adat istiadat dan kebiasaan sosial

Berkaitan bawa pendidikan adalah usaha memelihara, pengembangan dan pewarisan nilai-niai budaya atau kebiasan sosial masyarakat yang positif.

6.Hasil pemikiran-pemikiran dalam islam

Seperti pemikiran para filosofi, pemikir dan intelek muslim khususnya dalam bidan pendidikan dapat menjadi referendi pengembangan pendidikan islam.

KARAKTERISTIK PENDIDIKAN ISLAM

1.Penguasaan ilmu pengetahuan

2.Pengembangan ilmu pengetahuan

3.Penekanan pada nilai akhlak

4.Pengabdian kepada Allah dan kemashalatan

5.Penyesuaian pada pengembangan anak

6.Penekanan pada amal shaleh dan tanggung jawab

Perbedaan pendidikan islam dengan pendidikan umum:

Pendidikan Islam


Pendidikan Umum

·Pendidikan Islam merupakan bagian yang integral bagi masyarakat. Lembaga pendidikannya berkembang secara alami dari masyarakat, memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat.

·Lembaga-lembaga pendidikan Islam menempatkan moral dan latihan keagamaan pada tempat tertinggi di atas program pendidikan mereka

·Pendidikan Islam luwes dalam hal peserta didik atau kelompok usia didik. Tanpa memandang usia, seseorang boleh mengikuti kelas yang dia pilih dan pindah ke kelas yang lebih tinggi ketika ia merasa bisa.

·Dalam pendidikan Islam tidak ada ujian umum. Siswa naik ke tingkat pendidikan yang dia kehendaki dan perkembangannya diawasi dan dievaluasi secara dekat oleh guru

·Pendidikan Islam memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih jurusan yang diminati dan mengembangkan pengetahuannya tanpa halangan.

·Lembagapendidikan slambercerminkan kemanusiaan dan kesederhanaan masyarakatnya

·Sistem pendidikan Islam berdasarkan pada kedalaman hubungan personal. Pendidik merupakan sumber spiritual dan pembimbing professional

·Lembaga pendidikan Islam lebih mewarisi budaya masyarakat



·Pendidikan umumdalam bentuk sekolah diciptakan oleh pemerintah, dimana para siswa dipaksa untuk mengikuti. Karenanya tidak menggambarkan aspirasi dan kepentingan masyarakat.

·Lembaga-lembaga pendidikan umum kebanyakan telah mengadopsi pandangan sekuler yang lebih mementingkan pengembangan ilmu pengetahuan dengan melupakan aspek-aspek pendidikan yang lebih penting yaitu akhlak dan budi pekerti

·Dalam pendidikan umum, peserta didik diatur menurut usia dan jenjang pendidikan, mulai dari paud, pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi

·Pendidikan umum menerapkan sistem ujian. Untuk mengetahui hasil belajar dan menentukan tingkat pendidikan, siswa harus menjalani ujian dalam waktu yang sudah ditentukan

·Pendidikan umummewajibkan peserta didik untuk merencanakan program pendidikan secara seksama setiap saatnya

·Lembaga pendidikan umum merupakan gambaran masyarakat industri Barat. Para siswa diperlakukan seolah-olah mereka adalah objek produksi

·Pada sistem pendidikan umum,fungsi guru lebih merupakan profesional, dilihat dari keahlian (skill) ketimbang moral dan etika.

·Pendidikan umum menjadi sebuah instrumen buatan, sering digunakan untuk merubah masyarakat

ALAT DAN BATAS PENDIDIKAN ISLAM

a.Alat pendidikan

Alat pendidikan adalah suatu tindakan atau perbuatan, situasi atau benda yang dengan sengaja diadakan untuk mencapai tujuan pendidikan. Adapun jenis-jenisnya ada tiga, sebagai berikut:

1.Sifat,

Berupa positif / negatif, preventif / kuratif, represif / korektif

2.Bentuk

Berupa meteril / meteriil

3.Tujuan

Pembiasaan, ketenangan, keteladanan, perlindungan

Hukum dijadikan sebagai alat pendidikan? Hukuman adalah tidakan yang dijatuhkan kepada anak secara sadar dan sengaja sehingga menimbulkan nestapa, dengan tujuan agar anak menjadi sadar akan perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Jenis-jenis hukuman:

·Hukuman membalas dendam

·Hukuman badan / jasmani

·Hukuman jeruk manis

·Hukuman alam

b.Batas pendidikan

Batas pendidikan adalah Secara umum, batas pendidikan Islam dipahami ebagairentang waktu pekerjaan mendidik,yaitu sejak awal dimulai hinggarakhirnyapekerjaan mendidik tersebut. Batas pendidikan islam menurut Syahminan Zaini “ bahwa pendidikan islam harus dimulai sejak seseorang laki-laki dan perempuan mengikat tali perkawinan, sebab sah tidaknya perkawinan akan mempengaruhi kehidupan suatu kelurga dan keturunan mereka”.

Dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran ayat 102, yang artinya:

“ hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa kepadan-Nya dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama islam”.

SISTEM PENDIDIKAN ISLAM

Bahwasanya pendidikan islam merupakan sebuah sistem secara garis besar yang meliputi komponen-komponen yang terdiri dari dasar dan tujuan, pendidik, peserta didik, alat pendidikan, dan kurikulum. Dalam sebuah pendidikan terdiri dari beberapa komponen berikuti ini:

·Pendidik

Pendidik dibagi dua yaitu:

1.pendidik kondra, yakni Allah, Nabi atau Rasul, orang tua

2.pendidik profesi, yakni seorang guru

Dalam UU No. 14 / 2005 berbunyi “ pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah”

·Peserta didik

Peserta didik adalah orang yang belum dewasa dan memiliki sejum;ah potensi dasar yang masih perlu dikembangkan.

·Dasar dan tujuan pendidikan

·Kurikulum atau meteri

Kurikulum adalah sebagaimana dalam UU No. 2 tahun 2003 yang berbunyi: “ kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isis dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan terntentu”

Adapun komponen dalam kurikulum yaitu:

-tujuan

-isi (bahan) pembelajaran dan pengalama belajar

-metode atau cara menyampaikan mata pelajara

-cara melakukan pengukuran dan penilaian hasil belajar

·Metode

Adalah cara yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan pelajaran kepada peserta didik.

·Alat atau media

Adalah suatu tindakan atau perbuatan, situasi atau benda yang sengaja diadakan untuk mencapai tujuan pendidikan.

·Evaluasi

Adalah suatu kegiatan pengukuran dan penilaian terhadapa keberhasilan pendidikan dari berbagai aspek yang berkaitan dengannya. Fungsi evaluasi adalah:

1.untuk penempatan

2.sebagai formatif

3.sebagai diagnotik

4.sebagai sumatif

·Lingkungan

Adalah segala kondisi yang berada di luar individu dan bisa memberi pengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Lingkungan bisa berupa, pertama fisik, seperti iklim, tanah, alam, dll. Kedua, budaya, seperti, bahasa, sosial, seni,m ilmu pengetahuan, pandangan hidup, ketiga. Sosial, seperti:keluarga / sekolah, kelompok bemain.

ALIRAN-ALIRAN DALAM PENDIDIKAN

1.NATIVISME

Nativisme artinya aliran pembawaan.

Dipelopori oleh Arthur Schopenhauer.Berpendapat bahwa: perkembangan manusia dalam hidupnya sangat tergantung pada pembawaan (bakat, kesanggupan, dan sifat-sifat tertentu), sedikit sekali pengaruh yang datang dari luar.

2.EMPIRISME

Empirisme, artinya aliran pengalaman.Dipelopori oleh John Locke.Terkenal dengan Teori Tabula Rasa.Berpendapat bahwa perkembangan hidup manusia sangat ditentukan oleh pengalaman yang diperolehnya dari lingkungan, termasuk pendidikan. Pembawaan tidak berpengaruh sama sekali terhadap perkembangan manusia.

3.KONVERGENSI

Konvergensi, artinya penyatuan hasil.Dipelopori oleh William tern.Berpendapat bahwa: perkembangan manusia sangat tergantung pada faktor pembawaan dan lingkungan, pengalaman, pendidikan.

4.NATURALISME

Naturalisme, artinya aliran alamiah. Dipelopori oleh Jean Jaques ousseau.Berpendapat bahwa: manusia itu pada dasarnya baik.Jika ia menjadi jahat, itu bukan karena benihnya, tetapi berkembang setelah ia lahir. Agar kembali menjadi baik, serahkan saja pada alam, biarkan alam yang mendidiknya menjadi baik kembali.