Showing posts with label MEDIA PEMBELAJARAN. Show all posts
Showing posts with label MEDIA PEMBELAJARAN. Show all posts

Tuesday, November 11, 2014

5 TUJUAN POKOK SYARI’AH



Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtaras-Sidawi حفظه الله

MUQADDIMAH

Penting bagi kita memahami kaidah-kaidah dalam Islam. Al-Qarrafi رحمه الله mengatakan:
كُلُّ فِقْةٍ لَـمْ يُـخَرَّجْ عَلَى الْقَوَاعِدِ فَلَيْسَ بِشَيْءٍ
"Setiap ilmu yang tidak dibangun di atas kaidah (landasan/fondasi) maka itu bukanlah ilmu."[1]
Dan di antara kaidah penting yang penting dipahami adalah maqashidu syari'ah (tujuan pokok syari'at Islam), di mana ilmu ini merupakan ilmu agama yang sangat istimewa dan menjadi pusat per-hatian para ulama karena pada hakikatnya adalah membahas tentang maksud dan tujuan Allah meletakkan hukum dan syari'at kepada hamba.
BEBERAPA FAEDAH ILMU
MAQASHIDU SYARI'AH

Dengan memahami maqashidu syari'ah ini, kita akan memetik beberapa faedah:
1.    Mengetahui keindahan dan kesempurnaan syari'at Islam yang mulia, karena semua syari'atnya dibangun di atas hikmah dan kemaslahatan bagi hamba.
2.    Mengenal tingkatan maslahat dan mafsadat yang sangat penting diketahui tatkala terjadi benturan.
3.    Menjadikannya sebagai timbangan untuk mengetahui berbagai cabang permasalahan yang banyak terjadi dalam kehidupan.[2]

LIMA POKOK TUJUAN
SYARI'AT YANG PENTING

Di antara maqashidu syari'ah yang sangat penting diketaliui adalah lima pokok yang sangat dijaga dalam agama.
Al-Imam asy-Syathibi رحمه الله mengatakan, "Seluruh umat, bahkan semua agama, bersepakat bahwa syari'at itu diletakkan guna menjaga lima kebutuhan pokok, yaitu: agama, nyawa, kehormatan, harta, dan akal."[3]
Berikut penjelasan singkat tentang lima pokok di atas yang harus dijaga dengan dua cara:
Pertama: Memperkuat fondasi-fondasinya seperti salat berjama'ah di masjid bagi pria dan salat sunnah di rumah.
Kedua:     Menjaganya dari hal-hal yang dapat merusaknya seperti peringatan dari bahaya syirik dan bid'ah.[4]
1.  Menjaga Agama
Jika kita mencermati syari'at yang mulia, niscaya akan kita dapati bahwa Islam sangat menjaga agama dengan memperkokoh fondasinya serta menjaga dari hal-hal yang dapat merusak agama. Di antara bentuknya:
a.    Menganjurkan dakwah kepada agama
b.    Mewajibkan untuk Islam, iman dan tauhid
c.     Disyari'atkan jihad untuk melawan siapa pun yang menghalangi tersebarnya agama
d.    Menghukum mati setiap yang murtad dari agama Islam
e.    Menganjurkan untuk melakukan ketaatan dan sunnah yang memperkokoh agama
f.      Membela agama, menyingkap syubhat dan kerancuan para penentang agama.
2.  Menjaga Akal
a.    Mengharamkan setiap yang memabukkan dan merusak akal
b.    Memberikan hukuman kepada peminum khamar
c.     Menganjurkan kita untuk berpikir, merenung, dan menghayati sehingga menumbuhkan akal.

3.  Menjaga Harta
a.    Menganjurkan kerja dengan cara yang halal
b.    Mengharamkan pemborosan harta
c.     Mengharamkan pencurian dan menghukum pencuri dengan potong tangan (QS al-Ma'idah [5]: 3)
d.    Siapa pun yang merusak harta orang lain maka wajib menggantinya
e.    Melarang segala cara yang menjadikan manusia makan harta dengan cara yang batil atau zalim seperti riba, judi, penipuan, suap, dan sebagainya.
4.  Menjaga Nyawa
a.    Mengharamkan pembunuhan kepada jiwa yang tidak boleh dibunuh yaitu muslim, kafir dzimmi, musta'min, mu'ahad (QS an-Nisa' [4]: 93)
b.    Mewajibkan qishash bagi pembunuh secara sengaja (QS al-Baqarah [2]: 178) bahkan Islam melarang walau hanya sekadar mengisyaratkan senjata kepada orang lain
c.     Mewajibkan diyat dan kaffarah bagi pembunuh karena salah atau syibhul amd
d.    Melarang mencederai diri sendiri.

5. Menjaga Kehormatan/Nasab
a.    Melarang zina dan segala sarananya (QS al-Isra' [17]: 32)
b.    b. Menghukum   pezina   dengan   hukuman   yang keras (QS an-Nur[24]: 2)
c.     Melarang menuduh zina tanpa bukti yang kuat (QS an-Nur [24]: 4)
d.    Menganjurkan   nikah   untuk   memperbanyak keturunan
e.    Melarang tindakan adopsi anak dan menisbahkan anak kepada selain bapaknya.[5]
Jika kita semua mampu menjaga lima pokok ini, maka kita akan merasa aman dalam agama, akal, nasab, harta, dan nyawa kita. Inilah keindahan agama Islam.[]



[1]   Adz-Dzakhirah 1/55.
[2]   Bahsun Mukhtasharun Haula ‘Ilmi Maqashidi Syari’ah hlm.11-13 oleh Dr. Ali Muhammad Wunais.
[3]   Al-Muwafaqat 1/31.
[4]   Al-Muwafaqat 1/18 oleh asy-Syathibi.
[5]   Al-'Aqdu Tsamin fi Syarhi Manzhumah asy-Syaikh Ibn Utsaimin hlm. 54-57 karya asy-Syaikh Dr. Khalid ibn Ali Al-Musyaiqih.

_________________
Download Ebook Ini :
Silahkan KLIK Disini Semoga Bermanfaat..

Friday, August 15, 2014

KENAKALAN REMAJA


Remaja merupakan penerus dan pewaris bangsa, artinya adalah bahwa remaja di masa depan akan menggantikan peran pemimpin yang sekarang memegang kedudukan dan meneruskan cita-cita bangsa. Keadaan remaja pada saat ini juga menggambarkan kehidupan bangsanya pada masa depan.

Pengertian Kenakalan Remaja

menyimpang. Dalam perspektif perilaku menyimpang masalah sosial terjadi karena terdapat penyimpangan perilaku dari berbagai aturan-aturan sosial ataupun dari nilai dan norma sosial yang berlaku. Perilaku menyimpang dapat dianggap sebagai sumber masalah karena dapat membahayakan tegaknya sistem sosial. Penggunaan konsep perilaku menyimpang secara tersirat mengandung makna bahwa ada jalur baku yang harus ditempuh. Perilaku yang tidak melalui jalur tersebut berarti telah menyimpang. (Masngudin HMS, “Kasus di Pondok Pinang Pinggiran Kota Metropolitan Jakarta”).
Keadaan Remaja Sekarang Ini
Dibandingkan dengan 20 atau 30 tahun lalu (zamannya orang tua sekarang masih remaja), para remaja kini semakin maju. Kebanyakan remaja kini tidak lagi antisosial, yang hanya mau duduk di perpustakaan membaca buku (geek) tanpa mau berhubungan dengan dunia luar. Mereka justru membuat pergaulan seluas mungkin yang mereka bisa, karena di zaman sekarang ini dengan cara itulah mereka bisa benar-benar “dikenal” oleh banyak orang. Mulai dari berkenalan lewat tempat les, dunia maya, forum, sampai lewat suatu komunitas tertentu. Namun, pergaulan yang begitu luas ini membuat para remaja menjadi kurang bijak dalam memilih teman. Kebanyakan di antara mereka langsung saja menerima setiap orang yang mau berkenalan dan menjadi teman mereka, tanpa melihat kebiasaan-kebiasaan negatif yang dimiliki orang tersebut.
Satu hal lagi yang pasti. Remaja sekarang tidak lagi gaptek (gagap teknologi), bahkan yang tinggal di tempat terpencil sekalipun. Mereka sudah mengerti tentang banyak gadgets seperti handphone, iPod, iPhone, laptop, internet, dll. Faktor yang menyebabkan semua ini adalah globalisai dan derasnya arus informasi yang mengalir di sekitar kita.
Penyebab Kenakalan Remaja
Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan kenakalan remaja, antara lain adalah kurangnya pemupukan pendidikan agama dan moral, kehidupan yang semakin lama semakin praktis, mudah, dan serba gampang. Selain itu, bisa juga dikarenakan begitu banyaknya kebutuhan remaja, misalnya kosmetik, kendaraan, dan liburan. Apalagi bila sebenarnya keadaan ekonomi orang tuanya tidak mencukupi. Wuah, makin menjadi-jadi dah tuh remaja.

Contoh-Contoh Kenakalan Remaja

  1. Berbohong
  2. Pergi keluar rumah tanpa pamit
  3. Keluyuran
  4. Begadang
  5. membolos sekolah
  6. Berkelahi dengan teman
  7. Berkelahi antar sekolah
  8. Buang sampah sembarangan
  9. membaca buku porno
10.  melihat gambar porno
11.  menontin film porno
12.  Mengendarai kendaraan bermotor tanpa SIM
13.  Kebut-kebutan/mengebut
14.  Minum-minuman keras
15.  Kumpul kebo
16.  Hubungan sex diluar nikah
17.  Mencuri
18.  Mencopet
19.  Menodong
20.  Menggugurkan Kandungan
21.  Memperkosa
22.  Berjudi
23.  Menyalahgunakan narkotika
24.  Membunuh
25.  Merusak  fasilitas public

  Penanggulangan Banyak penangggulangan kenakalan remaja yang bisa dilakukan, antara lain adalah disadarkan (diberi penyuluhan) tentang pergaulan yang baik, bersahabat dalam batas yang dibenarkan oleh agama dan budaya, serta bagaimana memupuk tanggung jawab yang tinggi. Remaja juga harus dididik untukmempunya sifat awas dan hati-hati dengan apa yang ada di sekeliling mereka. Memperluas pergaulan itu boleh sekali, tetapi tetaplah berhati-hati dalam mencari teman.

sumber : http://on.fb.me/VrjhvG

Friday, December 23, 2011

LKS


LEMBAR KERJA SISWA
Nama Madrasah          : MTs.Wathoniyah Islamiyah Kebarongan
Mata pelajaran             : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Kelas / Semester          : VIII A,B,C,D,E / Gasal
Waktu                         : 2 X 40 Menit
Pokok Bahasan           : Bani Abbasiyah
Nama Kelompok         :
Nama
No Presensi
1.
1.
2.
2.
3.
3.
4.
4.

A.    Standar kompetensi
Memahami perkembangan Islam pada masa Bani Abbasiyah
B.     Kompetensi dasar
Mengidentifikasi tokoh ilmuwan muslim dan perannya dalam kemajuan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Bani Abbasiyah
C.    Indicator
1.      Menyebutkan nama-nama tokoh pada masa Bani Abbasiyah
2.      Mengidentifikasi perkembangan ilmu filsafat pada masa Bani Abbasiyah
3.      Mengidentifikasi perkembangan ilmu kedokteran pada masa Bani Abbasiyah
4.      Mengidentifikasi perkembangan ilmu astronomi pada masa Bani Abbasiyah
D.    Langkah kerja / Petunjuk Belajar
1.      Baca literatur yang berkaitan dengan Sejarah Bani Abbasiyah
2.      Perhatikan dengan seksama waktu guru menjelaskan
3.      Baca perintah dengan cermat sebelum anda mengerjakan tugas
4.      Kerjakan tugas sesuai dengan perintah
5.      Konsultasikan dengan guru jika mengaami kesulitan
E.     Uraian Materi
1.      Perkembangan ilmu filsafat
Filsafat beasal dai bahasa Yunani, philosophia yang artinya cinta kepada pengetahuan atau cinta kepada kebijaksanaan. Pada masa pemerintah Harun Al-Rasyid buku-buku yang benuansa Yunani mulai diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Kegiatan penerjemahan ini makin meningkat pada masa Khalifah Al-Makmun. Penerjemahan berbagai buku ilmu pengetahuan mampu memunculkan cendekiawan-cendekiawan filsuf yang masyhur, seperti Al-Kindi (801-866 M), dan lain sebagainya.
2.      Perkembangan ilmu kedokteran
Ilmu kedokteran adalah cabang ilmu yang menangani keadaan kesehatan dan penyakit pada tubuh manusia dengan menggunakan caa-caa tetentu yang sesuai dengan cara penjagaan atau pemulihan kesehatan. Pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah, rumah sakit menjadi pusat pengajaran ilmu kedokteran, sementara aspek teoritisnya dibahas di masjid dan madrasah. Salah satu tokohnya adalah Ibnu Sina (908-1037 M)
3.      Perkembangan ilmu astronomi
Ilmu astronomi terkenal jaga dengan sebutan ilmu falak, yaitu ilmu yang mempelajari benda-benda langit, seperti , matahari, bulan, bintang, dan planet-planet. Salah satu tokoh Ilmuwan astronomi muslim yang terkenal adalah Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi (780-850 M)
F.     Tugas-Tugas
Diskusikan dengan  KELOMPOKMU pertanyaan-pertanyaan dibawah ini:
1.      Siapa sajakah tokoh-tokoh ilmuwan pada masa Bani Abbasiyah? Sebutkan dan jelaskan apa saja penemuan atau hasil dari tokoh tersebut?
Jawab: ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2.      Identifikasikan perkembangan Ilmu filsafat pada masa bani Abbasiyah? Jelaskan!
Jawab: ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
3.      Identifikasikan Perkembangan Ilmu Kedokteran pada masa Bani Abbasiyah? Jelaskan!
Jawab: .………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
4.      Identifikasikan perkembangan Ilmu Astronomi pada masa Bani Abbasiyah? Jelaskan!
Jawab: .………………………………………………………………………………………….……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….........
G.    Kesimpulan
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….………………………………………………………………………………………...….………………………………………………………………………………………….………………………………………………………………………………………………


Mengetahui

Kepala Sekolah



Guru SKI
Dr. Aris Baidowi, M.Ag
NIP: 051267 051200 05 12

Mu’allim Syukri Khamid
NIM: 09410168