Thursday, February 3, 2011

APA YANG TERDAPAT DALAM DARAH

Ketika darah beredar di sepanjang tubuh, darah melakukan banyak tugas. Sekarang mari kita tinjau dengan singkat tugas-tugas apa sajakah itu.

1. Mengangkut Muatan
Kita telah membicarakan bahwa seluruh jenis zat yang diperlukan oleh tubuh kita diedarkan ke bagian tubuh yang terkait oleh darah. Sementara itu, sel-sel darah mengumpulkan zat-zat limbah, seperti karbon dioksida, dan memastikan bahwa seluruhnya dibuang dari tubuh. Di satu sisi, darah bertindak sebagai pelumat sampah. Dengan berhenti di setiap 100 triliun sel terus-menerus sepanjang hari, darah meninggalkan di sel apa yang diperlukannya dan mengumpukan sampah sisa-sisa zat yang dipergunakan oleh sel.
Darah, yang hanya sebuah cairan, tidak pernah gagal melakukan suatu tugas yang memerlukan perhatian dan tanggung jawabnya. Darah tahu setiap zat yang dibawanya, untuk apa gunanya, dan kemana harus diantarkan. Misalnya, darah tidak keliru mengantarkan karbon dioksida ke sel, yang diambilnya dari sel lain sebagai zat buangan. Darah selalu memberi sel oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Darah melakukan tugas ini tanpa kesalahan atau kelelahan, karena ini adalah bagian dari rencana sempurna yang Allah ciptakan dalam tubuh manusia. Karena darah menyerah tanpa syarat pada sistem yang diciptakan oleh Allah, seluruh sel darah melakukan tugasnya tanpa melakukan kesalahan apa pun.

2. Tentara di dalam Darah
Setiap hari tubuh kita bertempur melawan banyak bakteri, virus, dan mikroba. Beberapa di antaranya dicegah memasuki tubuh, sedang beberapa lainnya berhasil masuk. Tetapi ada sel perlindungan khusus dalam tubuh kita untuk memerangi semua itu, yang disebut dengan sel kekebalan tubuh. Sel-sel ini, yang bisa dianggap sebagai tentara yang memerangi musuh dan melindungi tubuh kita dari bahaya, bergerak di dalam aliran darah. Kapan pun ada serangan musuh, mereka bisa mencapai bagian tubuh terkait melalui pembuluh darah dan dengan mudah memerangi musuh tersebut. Sel-sel kekebalan ini tidak belajar tentang misi yang mereka lakukan. Mereka telah mengetahuinya semenjak mereka ada. Mereka mulai melakukan tugas mereka dan melindungi tubuh ketika seorang bayi dilahirkan. Ini adalah perincian mengagumkan dalam ciptaan Allah. Tuhan kita telah mengajarkan pada sel-sel apa yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang tentang pengetahuan yang sangat penting dan menganugerahkan mereka untuk kepentingan kita.

3. Komunikasi
Darah juga bertindak sebagai alat komunikasi dalam tubuh. Ada kurir-kurir di dalam darah yang membawa pesan dari satu bagian tubuh ke bagian lain. Kurir ini, yang dikenal sebagai hormon, membawa pesan ke bagian-bagian tubuh terkait seperti seorang petugas pos yang membawa surat. Banyak proses penting, termasuk pertumbuhan tubuh, rasa haus, pengeluaran keringat, dan pengendalian tingkat gula darah terjadi berkat pesan yang diantarkan dengan tepat tersebut.

PERJALANAN DARAH DALAM PEMBULUHNYA

Pada bab sebelumnya kita telah menyebutkan adanya jaringan raksasa yang terdiri atas syaraf yang beredar di seluruh tubuh kita. Sebenarnya ada lagi jaringan luar biasa lainnya seperti itu. Jaringan ini terdiri atas pembuluh darah. Seperti halnya jaringan syaraf, pembuluh darah pun beredar ke seluruh tubuh. Jaringan ini begitu panjang sehingga panjang totalnya adalah sekitar 100.000 kilometer jika dibentangkan di atas permukaan datar. Sebenarnya tidaklah sulit sama sekali untuk memahami adanya pembuluh darah di sekujur tubuh kita. Bahkan luka kecil di bagian mana pun dari tubuh kita akan segera mengucurkan darah. Ini membuktikan bahwa darah beredar di sepanjang tubuh. Sangat penting artinya kita memiliki pembuluh darah di setiap titik tubuh, karena, seperti telah diterangkan pada bab sebelumnya, makanan yang diperlukan oleh sel tubuh diantarkan melalui pembuluh darah. Oksigen yang dibutuhkan oleh sel untuk bisa bekerja baik juga dibawa ke sel-sel oleh darah yang mengalir melalui pembuluh.
Pengangkutan sari makanan dalam pembuluh darah dapat dibandingkan dengan pengangkutan barang dengan kapal laut. Sebelum pengangkutan, pertama-tama seluruh barang ditempatkan di atas kapal di pelabuhan. Barang-barang harus dikemas dan ditaruh dengan baik. Setelah semuanya dimuat, kapal pun mulai bertolak dan menuju pelabuhan tujuan. Ketika mencapai pelabuhan tersebut, seluruh paket dibongkar dan dikirimkan ke alamat masing-masing. Dalam pembuluh darah, zat makanan juga diantarkan ke sel-sel, seperti halnya kapal mengantarkan muatan melalui samudera. Oksigen, lemak, dan asam amino mengalir di dalam aliran darah dalam bentuk paket-paket dan dibongkar di sel-sel tujuan. Jadwal pengangkutan ini tidak pernah batal. Jumlah zat yang diperlukan dalam jumlah seharusnya diantarkan ke sel yang tepat pada saat yang tepat pula. Jika tidak demikian, misalnya jika sebuah sel yang membutuhkan oksigen malah mendapatkan lemak, sel ini akan mati. Harus dicatat bahwa bahkan kesalahan terkecil pun dalam sistem ini bisa menyebabkan bahaya serius. Kesalahan seperti ini tidak pernah terjadi, kecuali dalam kejadian yang tidak biasa, karena tidak satu pun dari semua ini terjadi karena kebetulan. Allah, Sang Pencipta, telah menciptakan sistem ini dengan sempurna untuk kepentingan kita.

BAGAIMANAKAH PERUT MENCERNA MAKANAN?

Sekarang mari kita teliti lebih terperinci proses pencernaan tersebut. Renungkan tentang bernafas, berenang, mengendarai sepeda, makan... Semua ini adalah kegiatan keseharian kita, tetapi seringkali tidak kita pikirkan bagaimana semua itu terjadi. Tubuh kita memerlukan energi. Kita telah membahas bahwa kita memerlukn energi dari makanan yang kita makan. Tetapi zat makanan yang diperlukan oleh tubuh haruslah sederhana dan dalam bentuk kecil (partikel), yang cukup kecil untuk melalui pembuluh darah. Jika tidak demikian, zat-zat tersebut tidak akan bisa menembus sel-sel. Padahal, makanan yang kita makan bentuknya besar. Itulah sebabnya kita memerlukan sebuah mesin yang bisa membuat tubuh dapat menggunakan makanan yang kita makan. Kita bisa secara sederhana menyebutnya sebuah penumbuk, yang pada dasarnya bisa mengurangi ukuran makanan yang kita makan menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Mesin penumbuk ini dalam tubuh kita disebut dengan ”sistem pencernaan”.
Sistem ini, seperti halnya seluruh sistem mesin, terdiri atas berbagai komponen, dan berkat kerja sempurna setiap bagian (komponen)nya, kita bisa mencerna makanan. Sangat penting artinya bahwa komponen sistem pencernaan ini saling selaras dan sempurna, karena seluruh sistem akan gagal jika tidak demikian.
Sekarang mari kita ambil sebuah contoh untuk menggambarkan mengapa seluruh komponen sebuah sistem harus lengkap agar sistem itu bekerja dengan baik.
Sebuah mobil-mobilan yang dikendalikan dengan remote control terdiri atas roda, alat pengendali, motor, aki, gigi persneling, kabel, antena, dll. Demikian pula halnya, sistem pencernaan terdiri atas berbagai komponen, yakni gigi, lidah, kerongkongan, lambung, dan usus.
Sekarang pikirkanlah. Apakah mobil-mobilan yang dikendalikan remote control akan berjalan jika tidak ada antena atau roda? Tentu saja tidak. Mobil itu hanya bisa berjalan jika seluruh bagian ada. Hal yang sama berlaku pula untuk sistem pencernaan. Adanya lambung tidak akan ada artinya kecuali jika ada kerongkongan, karena yang membawa makanan ke lambung adalah kerongkongan. Demikian pula, usus tidak mungkin berguna jika tidak ada lambung, karena makanan yang dicerna dalam lambung diteruskan ke usus, tempat makanan itu menjadi bentuk kecil yang akan diteruskan ke sel-sel tubuh.
Ini menunjukkan pada kita bahwa Tuhan kita, Pencipta segalanya, telah menciptakan bagi kita sebuah sistem yang sempurna dalam segala hal. Ini menunjukkan sekali lagi bahwa tidak ada tuhan selain Allah.

Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah. Tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu. (QS Thaha: 98)

PERJALANAN YANG DITEMPUH OLEH MAKANAN YANG KITA MAKAN DI DALAM TUBUH

Kita memperoleh energi yang kita butuhkan untuk kerja tubuh dari berbagai makanan dan minuman. Akan tetapi, setiap makanan yang kita makan, misalnya nasi, daging, atau pisang, perlu dicerna dulu agar siap digunakan oleh tubuh. Makanan-makanan ini digunakan oleh sel-sel tubuh setelah dicerna. Gula yang terkandung di dalam pisang atau dalam apel memberikan bahan bakar untuk sel-sel kalian dan meningkatkan energi kalian. Protein yang terkandung di dalam daging sangat penting untuk pertumbuhan sel kalian, dan tentu juga untuk tubuh kalian. Sekarang mari kita kenang kembali masa ketika kalian masih bayi.
Berat kalian adalah sekitar 2-3 kilogram ketika lahir. Berat kalian ini akan meningkat menjadi 30-35 kilogram ketika kalian berumur 10 tahun, menjadi 40-50 kilogram ketika berusia 15 dan 50-60 kilogram ketika berusia 20-25 tahun.
Yang menyebabkan perbedaan sangat besar ini adalah karena sari makanan yang kalian makan bersatu pada tubuh kalian seiring waktu. Beberapa dari makanan ini memberikan energi yang diperlukan untuk mengendarai sepeda, berlari, atau bermain, sedangkan lainnya bersatu dengan tubuh dan membentuk daging dan tulang. Zat-zat buangan dikeluarkan dari tubuh. Seluruh proses ini dilakukan oleh sistem pencernaan kalian. Alat-alat tubuh dan kelenjar yang terdiri atas lambung, usus, dan pankreas berperan dalam pencernaan.
Sistem kerja pencernaan mirip dengan sistem kerja penyulingan minyak. Minyak mentah yang tiba di penyulingan adalah bahan baku yang diproses lagi oleh mesin dan disuling sehingga bisa digunakan. Makanan yang kita makan adalah bahan baku pada tahap pertama dan kemudian diproses di dalam lambung sehingga bisa digunakan oleh tubuh. Setelah dilumatkan di dalam lambung dan usus, makanan siap untuk digunakan sebagai sari makanan untuk sel-sel dan diantarkan pada bagian-bagian yang membutuhkan dalam tubuh melalui pembuluh darah.
Satu zat asal diproses dalam penyulingan minyak bumi, lalu berbagai produk, misalnya bensin, yang merupakan bahan bakar mobil, atau karet yang digunakan sebagai sol sepatu, berasal dari zat ini. Demikian pula halnya dengan zat-zat dalam makanan yang dihancurkan menjadi lemak, gula, dan karbohidrat di dalam lambung. Tapi ingat bahwa yang terjadi di dalam lambung setelah kalian memakan nasi goreng yang lezat jauh lebih rumit dibandingkan yang terjadi di dalam penyulingan minyak. Bahkan, kerja pencernaan yang akan segera kita bahas ini tidaklah terjadi di pabrik yang besar, melainkan dalam daerah yang sangat kecil di dalam tubuh kalian.
Panjang total saluran pencernaan yang dilalui makanan adalah 10 meter. Saluran ini 6-7 kali lebih panjang dari rata-rata tinggi manusia dan begitu mengagumkan bisa dimasukkan ke dalam tubuh kita. Bagaimana saluran sepanjang itu bisa ditempatkan di dalam tubuh manusia? Jawaban pertanyaan ini sekali lagi mengungkap adanya rancangan khusus dalam penciptaaan tubuh kita.
Karena saluran pencernaan, seperti yang bisa kalian lihat dalam gambar di halaman kiri, berbentuk lipatan/gulungan, saluran itu pun pas masuk ke daerah yang sangat kecil, meskipun panjang. Bentuk khusus ini adalah rancangan sempurna dari Tuhan kita, Yang telah menciptakan segalanya. Bentuk sistem pencernaan ini hanyalah satu dari sekian banyak keajaiban yang Allah ciptakan dalam tubuh kita.

Tahukan kalian, mengapa gigi kalian berbeda-beda bentuknya?
Sebab gigi yang ada dalam mulut kita berbeda bentuknya adalah karena masing-masing gigi berbeda tugasnya. Misalnya, gigi depan kalian tajam, sehingga kalian bisa menggigit apel dengan mudah. Bagaimana jika gigi geraham kalian berada di depan? Benar. Kalian tidak akan bisa menggigit apel dengan geraham. Demikian pula halnya, jika gigi depan kita ada di belakang, kalian tidak akan bisa mengunyah makanan yang kalian makan.
Seperti halnya bagian lain dari tubuh kita, gigi dalam mulut kalian juga telah diatur oleh Allah dengan susunan yang paling nyaman dan bermanfaat untuk kalian.

Bakteri bermanfaat yang hidup di belakang lidah kalian
Bakteri pada umumnya menyebabkan penyakit, dan agar terlindung dari akibat-akibat yang merugikan, manusia harus dengan cermat memperhatikan kebersihan tubuh maupun lingkungan tempat mereka tinggal. Namun, belum lama ini para ilmuwan menemukan adanya beberapa bakteri yang bermanfaat dalam tubuh manusia, khususnya di belakang lidah. Ya, kalian tidak salah baca. Ada bakteri bermanfaat dalam tubuh kalian. Tugas bakteri-bakteri di belakang lidah ini adalah membunuh makhluk-makhluk sangat kecil (mikroba) yang merugikan di dalam lambung kalian. Tentu ini bukanlah tugas yang mudah dan memerlukan serangkaian tindakan. Pertama-tama, bakteri ini mengubah zat nitrat yang diperoleh dari sayuran hijau seperti bayam menjadi nitrit. Tetapi proses ini belum berakhir. Nitrit, yang bergabung dengan air liur yang dikeluarkan di dalam mulut, memiliki sifat anti-mikroba. Dengan kata lain, bakteri di belakang lidah kalian membantu menghasilkan zat yang membunuh mikroba. Seperti kalian ketahui, mikroba menyebabkan berbagai penyakit. Berkat bakteri bermanfaat yang menghasilkan zat pembunuh mikroba ini, kalian terlindung dari banyak penyakit. Bakteri-bakteri bermanfaat ini adalah salah satu wujud kasih sayang Tuhan kita, Yang telah menciptakan tubuh kita dengan cara yang paling sempurna. Allah telah memberi kita banyak anugerah dan pemberian. Pemberian-pemberian ini tidak terhitung jumlahnya, yang difirmankan dalam ayat-ayat Al Qur’an sebagai berikut:

Jika kalian hitung nikmat Allah, kalian tidak akan pernah dapat menghitungnya. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS An-Nahl: 18)

BAGAIMANA OTAK BEKERJA?

Ambillah sebuah puzzle, lalu acaklah bagian-bagiannya di atas lantai. Anggaplah bagian-bagian itu merupakan seluruh pengetahuan kita tentang dunia. Misalkan beberapa bagian menunjukkan cahaya, beberapa bagian adalah warna, dan lainnya adalah suara. Sekarang ambil bagian-bagian itu satu demi satu dan mulailah menyusun kembali untuk membentuk sebuah gambar. Pekerjaan yang kalian lakukan dengan berpikir panjang ini dilakukan seratus kali dalam sedetik oleh otak kalian, yang bekerja atas ilham dari Allah. Tahukah kalian, bagaimana itu terjadi?
Otak mengumpulkan informasi yang diterima dari mata, hidung, telinga, kulit, mulut, dll. dan menyimpulkannya. Yang melakukan penyimpulan ini adalah gabungan 100 miliar sel saraf dalam otak kalian. Sel-sel ini bekerja tanpa henti dan memungkinkan kalian melihat warna apel yang kalian makan, mengenali suara teman baik kalian, dan merasakan bau coklat.
Gambar di halaman berikutnya menunjukkan beberapa anak yang tengah bercakap-cakap, mendengar, mencium, berlari, dan tidur dalam otaknya. Tentu ini hanyalah gambar khayal yang tujuannya adalah untuk menunjukkan bagian-bagian tertentu dari otak dan kegunaannya. Sebenarnya, otak terdiri atas sel-sel syaraf, yang bisa dilihat di bawah mikroskop. Menurut kalian apakah sel-sel syaraf bisa melihat boneka kesukaan kalian atau rasa es krim coklat? Tentu saja tidak. Hal ini karena sel-sel syaraf terdiri atas bungkahan daging semata. Oleh sebab itu, pastilah ada suatu zat yang sangat hebat yang telah menciptakan dunia mengagumkan ini. Dia adalah Allah. Allah, pemilik segalanya, menciptakan segalanya dengan sempurna dan memberikan kepada kita kehidupan yang indah. Yang harus kita lakukan sebagai balasannya hanyalah bersyukur kepada Allah. Allah telah memberi kita mata dan telinga, misalnya, dan telah menyuruh kita untuk bersyukur kepada-Nya sebagaimana firmannya

"Dan Dia-lah yang telah menciptakan bagi kalian, pendengaran, penglihatan, dan hati. Amat sedikit kalian bersyukur." (QS Al-Mu'minun:78)

JARINGAN RAKSASA YANG MENGELILINGI TUBUH KITA

Pernahkah kalian bertanya pada diri sendiri tentang hal-hal berikut ini?
- Apakah saya harus bernafas sekarang?
- Cukupkah darah yang dipompa oleh jantung saya?
- Sel dan bagian tubuh saya yang manakah yang memerlukan energi dalam jumlah banyak?
- Kapan perut saya mulai mencerna makanan yang telah saya makan?
- Apakah cahaya yang memasuki mata saya telah pas jumlahnya?
- Otot-otot yang manakah yang harus saya kerutkan untuk menggerakkan tangan saya?
Pertanyaan-pertanyaan ini terdengar aneh, bukan? Ini karena kita tidak pernah bertanya pada diri kita seperti itu. Bahkan, sebagian besar kita tidak pernah menyadari terus berlangsungnya proses-proses yang disebutkan dalam pertanyaan itu. Tubuh kita melakukan seluruh proses tersebut secara otomatis. Dan tubuh kita menggunakan jaringan syaraf untuk melakukannya. Jaringan ini terbentuk oleh persatuan triliunan sel syaraf, yang bisa kalian lihat di halaman-halaman buku ini. Kita dapat membandingkan jaringan syaraf ini, yang mencapai segala sudut tubuh kita, dengan jalan raya, seperti yang terlihat di gambar. Berkat jaringan ini, sel-sel di otak kita terhubung dengan sel otot di kaki kita, dan seluruh sel tubuh berkomunikasi satu sama lain. Akan tetapi, sistem syaraf kita memiliki sistem yang jauh lebih terpadu dibandingkan berkilo-kilometer jalan raya, yang memiliki banyak persimpangan dan jalan layang untuk kendaraan yang bergerak pada arah berlawanan. Seperti kendaraan yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain di jalan raya, begitu pula halnya impuls-impuls syaraf diantarkan di sepanjang jaringan syaraf pada tubuh kita. Impuls-impuls ini membawa pesan-pesan dari satu bagian tubuh ke bagian lainnya.
Impuls-impuls ini bergerak di dalam tubuh jauh lebih cepat dibandingkan apa yang kalian bayangkan. Sebuah denyutan (stimulus) listrik keluar dari otak kalian, misalnya, ketika kalian melipat tangan. Selama perjalanan yang rumit ini, denyutan ini pertama-tama mampir di sumsum tulang belakang. Baru kemudian ia melanjutkan perjalanan ke bagian tubuh terkait, tempat pesan otak disampaikan. Otot-otot tangan kalian mengerut bersama-sama dan kalian pun melipat tangan. Semua kejadian ini terjadi hanya dalam seperseribu detik saja. Jika kita andaikan waktu yang dibutuhkan untuk menutup dan membuka mata kita secara perlahan adalah satu detik, tentu bisa dipahami betapa pendeknya seperseribu detik itu. Demikian pula halnya dengan denyutan yang dikirim ke seluruh tubuh kita ke otak melalui syaraf. Dari setiap bagian tubuh kita pesan-pesan dikirim ke otak kalian terus menerus dan dalam kecepatan mengagumkan. Karena itu kalian bisa berjalan, tertawa, berlari, mencicipi rasa es krim, bermain dengan anjing... seluruh proses ini terjadi tanpa hambatan. Kalian melakukan semua ini segera ketika kalian memikirkannya. Kalian melihat sebuah benda tepat ketika kalian memandangnya, kalian mendengarkan kata-kata tepat ketika kalian menyimaknya, dan merasakan apakah sebuah benda panas atau dingin tepat ketika kalian menyentuhnya. Semua ini berkat keselarasan yang sempurna antara otak dan sistem syaraf kalian.
Jelas, impuls syaraf bekerja dalam tubuh kalian dalam waktu secepat itu pula. Syaraf-syaraf di ujung jari kalian mengirimkan pesan ke otak melalui berat buku yang sedang dipegang oleh tangan kalian, sehingga kalian pun mengangkat buku dengan kekuatan yang sesuai dengan bobot tersebut. Sementara itu, stimulus pun dikirimkan dari mata, hidung, telinga, kaki, dan banyak lagi bagian dari tubuh kalian ke otak kalian.
Otak kalian memeriksa stimulus yang datang ini dan mengirimkan tanggapan yang sesuai ke bagian tubuh kalian yang terkait, yang kemudian bergerak menurut tanggapan ini. Sekarang, mari kita ingat lagi seluruh kejadian ini. Banyak proses terjadi di dalam tubuh kalian secara serentak. Kalian membaca buku dan pada saat bersamaan mendengarkan musik dari dunia lain, merasakan bulu kucing yang lembut ketika ia melewati kaki kalian, merasakan jus buah yang kalian minum, jantung kalian tetap berdetak, dan banyak lagi tindakan yang terjadi di tubuh kalian.
Apa yang akan terjadi jika kalian harus mengendalikan semua ini dalam waktu beberapa detik saja? Tentu kalian tidak akan mampu mengendalikannya pada saat bersamaan. Namun, berkat penciptaan Allah yang sempurna, otak dan bagian lain tubuh kalian bekerja bersama dan menyelesaikan seluruh tugas ini tanpa memerlukan campur tangan kita. Seluruh jenis informasi diantarkan dari tubuh ke otak dalam bentuk stimulus, yang perlu ditafsirkan. Barulah kalian bisa merasakan lembutnya bulu anjing, sejuknya angin, rasa jus buah, bau kentang goreng. Jadi, mungkinkah otak kalian, yang hanya sebungkah daging seberat tak lebih dari 1,5 kilogram, melakukan semua ini sendirian? Berkat penciptaan sempurna dari Allah, otak kalian bisa melakukan seluruh proses ini pada saat bersamaan.

PABRIK RAKSASA YANG TIDAK TERLIHAT OLEH MATA TELANJANG: SEL

Seperti telah kita bahas di awal buku ini, tubuh kita terdiri atas triliunan sel. Jumlah ini tidak bisa disepelekan. Jelaslah satu triliun adalah jumlah yang begitu besar. Setiap tubuh manusia dewasa terdiri atas 100 triliun sel. Tetapi syukurlah sel-sel ini sangat kecil, sehingga tubuh kita tidak berukuran raksasa. Contoh-contoh yang akan kita berikan di sini akan membantu kalian untuk lebih memahami betapa kecilnya sel-sel itu. Ketika satu juta sel-sel tubuh kita berkumpul bersama, mereka menempati sebuah tempat yang tidak lebih besar daripada sebuah ujung jarum. Meskipun demikian kecil, bentuk sebuah sel tidak pernah bisa dipahami dengan sempurna. Para ilmuwan masih melakukan penelitian tentang sistem yang dimiliki oleh sebuah sel.
Sel pertama yang membentuk tubuh kalian berasal dari rahim ibu kalian dengan menyatunya dua sel, yang satu dikeluarkan oleh tubuh ibu kalian dan satunya lagi oleh ayah kalian. Sel ini terus membelah dan menjadi segumpal daging beberapa waktu kemudian. Kemudian, begitu sel-sel yang membentuk daging ini terus membelah untuk membentuk sel-sel baru, tubuh kalian pun mulai sedikit demi sedikit terbentuk.
Setiap sel baru memiliki bentuk berbeda. Beberapa menjadi sel darah, beberapa menjadi sel tulang, dan lainnya menjadi sel syaraf. Ada 200 jenis sel berbeda di dalam tubuh kita. Yang jelas, seluruh sel ini terdiri atas bagian-bagian yang serupa, namun masing-masingnya melakukan tugas berbeda-beda. Misalnya, sel-sel otot dalam kaki kalian menyerupai anyaman tali sehingga kalian bisa berjalan dan berlari. Berkat bentuk ini, otot-otot tangan dan kaki kalian tidak robek karena peregangan yang berlebihan ketika kalian bermain bola. Adapun sel darah berbentuk bulat seperti piringan. Tugas mereka adalah membawa oksigen, yang diperlukan oleh tubuh kalian, melalui perantaraan pembuluh darah. Berkat bentuk mereka ini, mereka bisa dengan mudah mengalir melalui pembuluh darah bersama oksigen yang mereka bawa. Sel-sel kulit, di lain pihak, menyatu dan teratur rapat. Dengan demikian, kulit kalian tidak dapat ditembus oleh mikroba dan air.
Begitu juga dengan semua sel-sel lainnya. Mereka juga mempunyai bentuk yang sesuai dengan tugasnya masing-masing. Akan tetapi sel-sel ini tidaklah mendapatkan bentuknya secara kebetulan. Coba renungkan komputer, mobil, atau pesawat. Ada orang yang telah merancang bentuknya dan sistem yang diperlukan untuk menjalankan masing-masing alat ini. Seluruh perinciannya dipertimbangkan dan direncanakan oleh ahli perusahaan yang memproduksinya. Mobil-mobil diproduksi sehingga nyaman dan aman untuk dijalankan. Televisi diproduksi sehingga dapat menampilkan gambar dan suara dengan mutu terbaik kepada pemirsanya. Ini tidak hanya berlaku untuk alat-alat teknologi, melainkan juga untuk seluruh benda yang kita gunakan. Meja, kursi, bangunan tempat kalian tinggal, pensil yang kalian gunakan, peralatan makan seperti sendok dan garpu di dapur kalian... masing-masingnya adalah hasil sebuah rancangan. Masing-masingnya telah direncanakan dengan terperinci dan tidak ada yang terjadi karena kebetulan. Seperti yang kalian ketahui, agar sebuah rancangan dan sebuah produk bisa terjadi, diperlukan akal.
Sekarang, mari kita renungkan tubuh kita. Sel-sel kita memiliki perencanaan dan fungsi yang lebih maju dibandingkan sebuah televisi atau peralatan teknologi mana pun. Bahkan, sel-sel ini memiliki sifat yang luar biasa, yaitu mereka hidup. Seperti telah disebutkan sebelumnya, para ilmuwan tidak sepenuhnya memahami sistem dalam bentuk kecil yang menakjubkan ini.
Kalian tentu ingin tahu, bagaimana rancangan seperti itu, yang tidak bisa diketahui dengan sempurna oleh pikiran manusia, bisa tercipta dalam ruang yang kecil itu?
Ini membuktikan kepada kita bahwa sel-sel kita telah direncanakan dan diciptakan oleh sesuatu yang memiliki kecerdasan mahahebat. Pemilik kecerdasan seperti itu adalah Allah, Yang telah menciptakan kita dengan sempurna hingga perincian terkecilnya.